Setiap Wanita Ingin Menjadi Ibu, Tapi Untuk Saat Ini Maaf ‘Aku Masih Belum Siap’

  • 1.1K
    Shares

Menjadi seorang ibu adalah impian semua wanita, apalagi setelah menikah. Banyak pasangan yang merasa sangat bahagia setelah hadirnya sang buah hati yang ditunggu-tunggu. Kedatangannya bak malaikat kecil yang membuat semua orang tersenyum bahagia. Namun terkadang banyak diantara wanita yang ternyata belum benar-benar siap menjadi seorang ibu, mereka lebih memilih untuk belajar mengurus anak terlebih dulu daripada mengurus anaknya sendiri secara langsung.

Ada juga wanita yang bahkan menunda permenikahan hanya karena belum siap menjadi seorang ibu. Ada banyak alasan yang membuat mereka tidak mau cepet-cepet menjadi ibu, salah satunya takut saat melahirkan, takut badan berubah dan lain sebagainya.

Memikirkan Bagaimana Sakitnya Melahirkan dan Bentuk Tubuh Kamu Tiba-tiba Berubah

Memikirkan Bagaimana Sakitnya Melahirkan dan Bentuk Tubuh Kamu Tiba-tiba Berubah

Hal pertama yang dipikirin wanita saat akan menjadi ibu adalah bayangan sakitnya melahirkan. Dia harus berjuang di kamar persalinan antara hidup dan mati. Bagi sebagian wanita yang sudah melahirkan mungkin hal itu biasa saja. Tapi bagi calon ibu, itu menjadi beban mental pertama. Apalagi setelah melahirkan bentuk tubuh seorang wanita akan berubah drastis.

Tapi, Bagaimanapun Bayi Adalah Malaikat Kecil yang Kita Nanti-nanti

Tapi, Bagaimanapun Bayi Adalah Malaikat Kecil yang Kita Nanti-nanti

Kehadiran suara bayi dalam suatu keluarga akan membuat rasa haru dan bahagia seisi rumah. Bahkan orang tua kita pun juga ikut bahagia. Kehadiran bayi dalam rumah tangga juga akan semakin merekatkan dua keluarga dari pihak laki-laki dan pihak perempuan. Rasa cinta suami istri pun akan semakin tumbuh berkat kehadiran bayi mungil itu. Tidak hanya, aku dan kamu akan lebih terkontrol dalam mengucapkan kata cerai saat bertengkar hebat, karena kita akan selalu memikirkan si mungil.

Si Kecil yang Akan Membangunkanmu Ketika Terlelap Tidur Setiap Malam

Si Kecil yang Akan Membangunkanmu Ketika Terlelap Tidur Setiap Malam

Hal kedua yang harus dilakukan seorang ibu adalah rela menyisakan waktu tidurnya untuk bangun tengah malam karena mendengar si bayi menangis, dia ngompol, dia lapar atau ASI. Dengan mata mengantuk ibu harus menyusui bayinya agar tertidur lelap kembali. Meski demikian, kadang tangis manjanya membuat kamu tenang.

Tidak Hanya Malam, Sepanjang Hari Bayi Akan Terus Menganggumu, Apalagi Jika Tumbuh Semakin Besar

Tidak Hanya Malam, Sepanjang Hari Bayi Akan Terus Menganggumu, Apalagi Jika Tumbuh Semakin Besar

Si bayi tidak hanya akan mengganggumu ketika malam saja, tapi juga saat kamu sedang beres-beres rumah, memasak atau mencuci. Dia tidak berhenti menangis sebelum dia dapatkan apa yang dia inginkan. Apalagi jika si bayi sudah mulai tumbuh dewasa, kamu harus sangat-sangat pintar dalam mengatur waktu mengurus anak dan rumah, jika perlu kamu harus membawa mereka kemanapun kamu pergi

Ketika Mengganti Popok, Kamu Harus Belajar Menahan Bau Eek Bayi

Ketika Mengganti Popok, Kamu Harus Belajar Menahan Bau Eek Bayi

Hidungmu harus tahan terhadap bau pup/fases bayi saat mengganti popok bayi. Untuk awal-awal mungkin tidak tahan karena hidungmu masih belum terbiasa dengan bau itu. Selain itu, saat mengganti popok, bayi aktif akan cendrung rewel sehingga menyulitkan kamu untuk mengganti popok baru. Bayi kalau ngompol tidak akan bilang terlebih dahulu.

Wajah Imutnya yang Menggoda Berubah Menjadi Mengesalkan Ketika Dia Menangis Tanpa Henti

Wajah Imutnya yang Menggoda Berubah Menjadi Mengesalkan Ketika Dia Menangis Tanpa Henti

Saat kamu sudah capek, kamu akan sering merasa kesal saat berjuang menidurkan si bayi tapi tidak mau tidur. Bayi memang butuh lebih banyak kasih sayang dari seorang ibu. Tapi kadang wanita yang pertama kali jadi ibu tidak memahami itu dan membuat si bayi nangis tanpa henti, disisi lain kamu sendiri sendang capek berat dan tangisan bayi itu bikin kamu tambah setres.

Melihat Semua Kenyataan Itu Lebih Baik Menjadi Tante Dulu, Sekalian Belajar Menjadi Ibu yang Baik

Melihat Semua Kenyataan Itu Lebih Baik Menjadi Tante Dulu, Sekalian Belajar Menjadi Ibu yang Baik

Bagi kamu yang belum benar-benar siap, tak mengapa untuk menunda mempunyai keturunan dulu. Asalkan menundanya sambil berlatih menjadi calon ibu yang baik, kamu bisa belajar dari mereka yang sudah berpengalaman dalam mengurus anak. Bagaimana mengatasi ketika si kecil rewel atau susah makan dan sebagainya. Karena kurang siap adalah hal normal. Lama-kelamaan, kamu pasti akan secara alami ingin merasakan pengalaman menjadi ibu.