Saat Aku Percaya Sepenuhnya Padamu, Kau Malah Hanya Ingin Main-Main Denganku

  • 92
    Shares

Pikirku, kau akan sama sepertiku dalam hubungan kita, ternyata aku salah. Ternyata inginmu tentang hubungan kita sangat jauh berbeda denganku, sangat bertolak belakang dan itu menyakitkan.

Aku yang percaya sepenuhnya bahwa kau serius dan tulus padaku dan kau yang hanya sekedar ingin main-main denganku, demi sebuah kesenanganmu.

Saat Aku Sekuat Hati Memperjuangkanmu Ternyata Kau Diam-Diam Malah Ingin Melepaskanku

kisscc0.com

Saat aku sekuat tenaga mati-matian berusaha agar rasamu tak berubah padaku, agar hubungan kita tetap bahagia sampai pernikahan menyatukan kita, ternyata diam-diam kau ingin menjauhiku.

Saat aku berusaha semakin dekat denganmu, diam-diam kau malah mulai ingin melepaskanku, sungguh itu sangat menyakitkan.

Apalah Artinya Segala Yang Ku Perjuangkan Sepenuh Hati, Jika Hanya Kau Balas Separuh Hati

kisscc0.com

Ternyata apa yang ku perjuangkan dan pengorbananku selama ini tidak pernah ada artinya bagimu, ku kira selama ini kau senang dengan usaha dan pengorbananku.

Nyatanya kau hanya bermain-main dengan perasaanku, seolah-olah kau senang nyatanya kau hanya biasa-biasa saja.

Apalah Gunanya Harapan Yang Ku Pertahankan, Jika Ternyata Kau Datang Hanya Untuk Mengajarkan Luka

kisscc0.com

Apa gunanya harapanku selama ini padamu, bila ternyata kau mendekatiku hanya sekedar ingin memberikan luka.

Apa gunanya selama ini aku mempertahankanmu jika ternyata kau tak pernah berniat ingin memiliki diriku.

Sementara Aku Sibuk Merajut Mimpi Tentangmu, Kamu Malah Asyik Berduaan Dengan Yang Lain

kisscc0.com

Begitu sakitnya kau mengenalkan luka padaku, saat aku sibuk memikirkan masa depanku denganmu kau malah asik dengan yang lainnya.

Saat aku menjaga jarak dengan orang baru dan bahkan teman-temanku, kau malah dengan mudahnya mendekati siapapun yang kamu mau.

Aku Pikir Kamu Tulus Ternyata Cuma Modus. Aku Pikir Kamu Cinta Ternyata Cuma Ingin Jadi Cerita

kisscc0.com

Saat aku benar-benar tulus mencintaimu, benar-benar berharap bisa membangun masa depan denganmu, ternyata kau hanya bersandiwara denganku.

Kau hanya menjadikanku layaknya anak tangga untuk mengantarkanmu pada apa yang kamu inginkan. Aku pikir kamu mencintaiku nyatanya kau hanya ingin mengenalkan luka padaku.