Pesan Buat Kamu Calon Istriku yang Akan Menjadi Ibu Bagi Anak-Anakku Nanti

  • 9
    Shares

Buat kamu calon istriku dimasa depan, wanita paling cantik dan yang paling aku cintai nantinya. Pelipur lara saat aku sudah penat dalam urusan dunia. Menjadi pendidik dan pengasuh anak-anak kita nantinya, yang tak pernah lelah untuk memberikan aku dorongan dan semangat membanting tulang. Dengarkanlah pesanku ini untukmu. Karena ini bukan hanya sekedar pesan tapi janjiku kepadamu. Dan jangan pernah lelah untuk ingatkan aku pada janji-janji ini. Karena ini semua memang sudah kewajibanku padamu.

Kamu Tak Perlu Khawatir Tentang Kehidupan Kita Nantinya, Karena Aku Sekarang Sedang Berjuang dan Ketika Bersamamu Nanti Kita Satukan Perjuangan

Kamu Tak Perlu Khawatir Tentang Kehidupan Kita Nantinya, Karena Aku Sekarang Sedang Berjuang dan Ketika Bersamamu Nanti Kita Satukan Perjuangan

Aku tahu banyak hal yang harus aku persiapkan untuk membahagiakanmu dan keluarga kecil kita nantinya. Aku harus menyiapkan biaya pernikahan, hingga tabungan untuk anak-anak kita. Juga mempersiapkan diri menjadi imam yang baik buat kamu. Karena itu, sekarang ini aku sedang berjuang, memantaskan diriku untukmu. Walaupun aku tahu kamu pasti juga sedang berjuang, mari tetap kita berjuang bersama sekarang. Agar nantinya saat kita telah bersama, kita sama-sama dapat menghargai perjuangan kita masing-masing dan menyatukannya demi kebahagiaan keluarga kita.

Aku Menyadari Akulah Pembimbingmu, dan Yang Baik Selalu Dapat yang Baik. Karena Itu, Aku Juga Terus Memperbaiki Diri

Aku Menyadari Akulah Pembimbingmu, dan Yang Baik Selalu Dapat yang Baik. Karena Itu, Aku Juga Terus Memperbaiki Diri

Tidak ada laki-laki yang menginginkan gadis yang tidak sholehah, kasar dan tidak bisa menjaga diri. Sama seperti itu pula tidak ada perempuan yang menginginkan laki-laki yang kasar, tidak bisa beribadah dan segala sifat buruknya. Tuhan sendiri bahkan sudah menentukan bahwa laki-laki yang baik pasti akan mendapatkan yang baik pula, juga sebaliknya. Oleh sebab itu, aku terus memperbaiki diri untukmu dan anak-anak kita nantinya. Aku sadar aku yang akan bertanggung jawab penuh padamu dan anak kita. Aku akan berusaha menjadi pemimpin dan pembimbing yang baik.

Setiap Hari Dimasa-masa Kita Nanti, Aku Tak Akan Pernah Berhenti Memelukmu dan Menggandeng Erat Tanganmu

Setiap Hari Dimasa-masa Kita Nanti, Aku Tak Akan Pernah Berhenti Memelukmu dan Menggandeng Erat Tanganmu

Bagiku kamu adalah hadiah Tuhan yang paling indah, aku sangat menyayangi dan mencintaimu. Akan kutunjukkan rasa itu dengan terus memelukmu setiap hari dan menggandeng tanganmu erat. Menjagamu sepenuh hati, dan terus berada disampingmu. Karena waktu terasa begitu menyiksa saat aku harus berpisah denganmu walaupun hanya sementara. Bagiku kamu adalah awal dan akhirku.

Izinkan Aku Untuk Membantumu Memasak, Mengganti Popok si Kecil dan Bekerja Sama Membereskan Rumah

Izinkan Aku Untuk Membantumu Memasak, Mengganti Popok si Kecil dan Bekerja Sama Membereskan Rumah

Tugas istri sangatlah berat, aku tahu dan memahami itu. Karena itu izinkan aku membantumu walaupun tak begitu banyak. Biarkan aku yang menggantikan popok anak kita, sesekali bangun ditengah malam saat si kecil menangis dan meminta susu. Membantumu memasak di dapur saat aku sedang punya banyak waktu kosong. Dan bekerja sama membersihkan rumah dan perabotan di hari liburku. Kamu bagian memasak, mencuci, serta menyiram tanaman dan aku yang bagian mengepel, membersihkan debu dan menata perabotan. Karena segala perjuangan ini kita lakukan bersama-sama dan tak ingin aku melihatmu begitu kepayahan dengan pekerjaan ini.

Setiap Hari Dalam Kelurga Kita Dipenuhi Dengan Cinta dan Kasih Sayang, Walaupun Salah Paham dan Pertengkaran Memang Tak Bisa Dielakkan Begitu Saja

Mencintai Orang Lain yang Sedang Bersemayam Didirinya

Aku sadar bahwa dalam kehidupan rumah tangga tak selalu bisa berjalan mulus. Malahan jika terlalu mulus perjalanan cinta kita akan jadi hambar. Terkadang bumbu-bumbu seperti pertengkarang kecil, beda pendapat dan salah paham turut menghiasi. Namun kamu tak perlu khawatir, karena segala kesusahan itu akan kita lewati bersama. Malah menjadikan hubungan kita semakin erat dan pemikiran yang lebih dewasa. Aku akan berusaha untuk menurunkan egoku karena aku tahu kamu adalah wanita tercantik dan manja, kamu adalah wanita tegas tapi terkadang egois. Sama seperti aku juga. Jadi mari kita buat kehidupan rumah tangga dipenuhi dengan cinta dan kasih sayang.