Ketika Kau Merasa Bukan Siapa-siapa Padahal Kau Menempatkan Dia Segalanya, Sungguh Sakitnya Luar Biasa

  • 48
    Shares

Jika kau tahu bagaimana rasanya tak dianggap oleh orang yang sudah kau anggap segalanya rasanya itu sangat menyakitkan karena yang kau dapatkan hanyalah kekecewaan yang medalam.

Kau tidak bisa mengutarakan, tak bisa menganpaikan apa yang kau rasakan hingga perasaan yang kau rasakan hanya bersarang didalam dada.

Kau Terlalu Mengahrapkannya Hingga Kau Menjadikan Dia Segalanya

instagram.com/buanalinthip

Kau terlalu menjadikan dia segalanya sehingga kau sulit untuk membuka hati kepada orang lain. Kau terlalu menyayanginya sehingga meski kau sudah terluka kau tetap ingin bersamanya.

Rasnaya kau ingin berhenti menjadikannya segalanya namun sulit karena kau sudah terlanjur sayang dan mengharapkannya.

Kau Terus Bertahan Meski Menyakitkan Hanya Karena Kau Takut Kehilangan

instagram.com/buanalinthip

Rasa yang mendalam tidak mudah dimusnahkan hanya karena orang yang kau sayangi tidak memiliki perasaan yang sama.

Hatimu masih terpaut padanya sehingga meski ia tidak menganggapmu namun kau tetap menginginkannya dan sangat mengahrapkannya.

Kau Merasa Bahwa Dia Satu-Satunya Oleh Sebab Itu Kau Sulit Utuk Berplaing Darinya

instagram.com/buanalinthip

Rasa itu tidak pernah bohong meski sudah merasa tersakiti namun pada kenyatannya kau tidak bisa berhenti menyayanginya.

Kau terlanjur menjadikannya satu-satunya sehingga hatimu tertutup dan hanya mengiginkannya.

Kau Tidak Mengharapkan Yang Lain Sehingga Kau Hanya Terpaku Pada Satu Hati

instagram.com/buanalinthip

Sulit untuk meninggalkan seseorang yang sudah terlanjur kau anggap segalanya.

Sulit untuk membenci seseorang yang sudah kau anggap segalanya yang ada semakin kau berusaha untuk membencinya semakin kau tidak bisa bahkan kesulitan karenanya.

Menyakitkan Bukan Ketika Kau Menganggap Dia Segalanya Namun Baginya Kau Bukan Siapa-Siapa

instagram.com/buanalinthip

Hanya dengan membayangkan saja sudah menyakitkan ketika melihat orang yang sudah ditempatkan menjadi segalanya malah kau tak dianggap siapa-siapa baginya.

Terlalu menyakitkan ketika sudah menjadikannya segalanya namun baginya kau bukan siapa-siapa.