Kenapa Pengkhianatan Begitu Menyakitkan? Karena Orang Yang Paling Dipercaya Yang Melakukan

  • 400
    Shares

Siapap pun jika dikhianati pasti akan merasa kecewa dan terluka. Apalagi oleh orang yang paling kita percayai, sudah pasti kita akan merasa sangat kecewa dan begitu menyakitkan.

Kenapa begitu menyakitkan? Karena orang yang paling dipercaya yang melakuaknnya. Coba saja bukan orang yang kita percaya contohnya orang yang kita benci mengkhiantai kita, pastinya kita akan merasa biasa saja.

Mungkin Jika Yang Mengkianati Kita Adalah Musuh Kita, Mungkin Kita Akan Baik-Baik Saja Tidak Akan Kecewa

ledevoir.com

Ketika orang yang paling kita percaya lalu kemudian mengkhianati kita. Maka pada saat itu juga kita akan merasa begitu disakiti, merasa begitu kecewa. Mungkin kita akan bertanya-tanya kenapa harus orang yang sangat aku percayai yang harus mengkhianati kita?

Jika orang lain mungkin kita masih memakluminya dan tidak akan terlalu menyakitkan. Atau jika saja yang mengkhianati kita adalah musuh kita, mungkin kita akan baik-baik saja bahkan tidak akan kecewa.

Jika Musuh Yang Mengkhianti Kita, Kita Tidak Akan Merasa Kecewa, Jelas Karena Dia Bukan Orang Yang Kita Percaya

kumkum7.blogspot.co.id

Kenapa bukan orang yang kita benci dan kita tidak suka. Atau kenapa bukan musuh kita saja yang menusuk kita, krnapa harus orang yang paling kita percaya?

Bahkan kita masih belum bisa menerima kenyataan bahwa orang yang paling kita percayai mengkhianati kita. Sungguh membuat kita terluka dan bertanya-tanya kenapa dia melakukan semua ini terhadap kita.

Terlebih Lagi Jika Musuh Yang Melakukannya, Dia Bukan Orang Yang Penting Buat Kita Jadi Tidak Akan Kaget Meski Dia Mengkhiantai Kita

kumkum7.blogspot.co.id

Ketika musuh kita yang mengkhiantai kita, maka kita tidak akan merasa kecewa. Karena apa? Karena jelas dia bukan orang yang kita anggap penting dan yang pasti dia bukan orang yang kita percayai. Jadi mau dia menyakiti kita, mau dia mengkhianati kita juga tidak akan ngaruh.

Emang kerjaannya musuh kan selalu nyakitin kita. Ketika orang yang paling kita percaya mengkihianati kita, maka pada saat itu lah kita tidak akan percaya. Tidak akan percaya bahwa orang yang paling dipercayai bisa melakukan hal itu.

Memang Sudah Sewajarnya Musuh Itu Membuat Kita Kecewa, Namun Jika Orang Yang Paling Kita Percayai Mengkhianti Kita, Saat Itulah Kita Merasa paling Tersakiti

kumkum7.blogspot.co.id

Bagaimana mungkin kita tidak akan kaget dan bisa menerima kenyataan. Sedangkan dia orang yang paling kita percaya tapi kenapa malah mengkhianati kita. Kenapa harus orang yang paling kita percayai yang paling mampu mengkhianati kita. Kita akan merasa bahwa saat itulah kita akan merasa begitu disakiti dan tersakiti.

Tak Ada Pengkhiantan Yang Paling Menyakitkan Kecuali Dikahianati Oleh Orang Yang Paling Dipercaya, Itulah Sebabnya Kenapa Pengkhianatan Itu Begitu Menyakitkan

wallpapers-web.com

Jika musuh yang mengkiantai kita, jika orang yang tidak kita percayai mengkhianati kita, maka kita tidak akan terlalu kecewa. Atau bahkan jika itu musuh kita, maka kita tidak akan merasa kecewa sama sekali. Namun ketika orang yang paling kita percaya lalu kemudian mengkhianati kita, maka disaat itulah pengkhiantan yang paling menyakitkan.