Kalau Soal Setia Aku Paling Ahli Tapi Entah Kenapa Ujung-Ujungnya Selalu Dikhianati

  • 441
    Shares

Menjadi orang yang setia pada awalnya mungkin hanya akan disakiti dan selalu dikhianati. Hingga aku pun merasa lelah menjadi orang yang setia karena selalu dipertemukan dengan seseorang yang hanya mengkhinatiku.

Jika soal setia aku memang ahlinya namun entah kenapa ujung-ujungnya aku selalu dikahianati. Seolah-olah percuma saja mejadi orang yang setia karena selalu disakiti dan dikhianati.

Sering Kali Yang Setia Hanya Dikhianati Tak Terkecuali Aku Yang Berkomitmen Untuk Setia Namun Masih Saja Selalu Dikhainati

belovedwei.blogspot.co.id

Menjadi orang yang setia itu tidaklah mudah. Butuh komitmen yang kuat agar tidak goyah hanya karena selalu dikhianati dan sisakiti. Namun begitulah hidup yang setia sering kali hanya dikhiantai.

Mereka pun sama yang memilih untuk setia hanya dipermiankan dan dikhianati. Tak terkceuli aku yang berkomitmen untuk menjadi orang yang setia malah hanya disia-siakan dan disakiti.

Aku Pun Merasa Menjadi Orang Yang Setia Hanyalah Sia-Sia Jika Selalu Dipertamukan Dengan Orang Yang Mengkhianatiku

life.idntimes.com

Aku hanya manusia biasa, ketika aku sudah berusaha menjadi orang yang setia yang selalu menjaga komitmenku namun selalu dikahiantai dan disakiti. Aku pun merasa seolah-olah sia-sia saja menjadi orang yang setia karena selalu dipertemukan dengan orang yang mengkhiantaiku.

Karena Seringnya Disakiti, Seringnya Dikianati Hingga Merasa Bahwa Menjadi Orang Yang Setia Itu Gak Ada Gunanya

brunch.co.kr

Entak kenapa aku memiliki pemikiran sesempit itu. Berpikir bahwa menjadi orang yang setia itu hanyalah sia-sia. Merasa sia-sia entah karena terlalu seringnya dikhianati atau karena terlalu seringnya disakiti.

Entahlah kadang aku merasa bahwa memang sia-sia menjadi orang yang setia. Gak ada gunanya menjadi orang yang setia jika selalu saja dipertemukan dengan orang yang selalu mengkhianatiku.

Namun Sebetulnya Bukan Tak Ada Gunanya Karena Menjadi Orang Yang Setia Itu Merupakan Hal Yang Mulia

brunch.co.kr

Jika dipikir ulang, maka pemikiranku salah karena hampir membuatku putus asa menjadi orang yang setia. Ketika aku berpikir bahwa tak ada gunanya menjadi orang yang setia, jika dipikir kembali menjadi orang yang setia itu mulia.

Karena orang yang setia itu tidak mengkhianati orang lain, tidak menyakiti orang lain. Sehingga membuatku tak berhenti menjadi orang yang setia hanya karena terlalu sering dikhiantai dan disakiti.

Mulia Karena Tak Mengkhinati Dan Menyakiti Orang Lain, Yang Selalu Dikhiantai Kelak Pasti Akan Dipertemukan Dengan Yang Setia Juga

mpic.star001.com

Sesering apa pun dikhianati, sesakit apa pun ketika disakiti. Maka aku pun tak ingin menjadi orang yang berkhianat dan menjadi orang yang tidak setia. Aku yakin menjadi orang yang setia itu tidaklah mudah.

Aku percaya menjadi orang yang setia itu mulia dan kelak pasti akan dipertemukan dengan seseorang yang setia juga, meski pada awalnya selalu disakiti dan dikhianati.