Jujur Aku Tersiksa Jika Harus Memilih Antara Cinta dan Orang Tua

  • 1
    Share

Bukan pilihan namanya jika tidak sulit dan tidak rumit, terlebih lagi jika harus memilih antara cinta dan orang tua pasti sulit dan sangat menyakitkan.

Siapa sih yang tidak akan terluka dan tersiksa jika dihadapkan dengan dua pilihan antara cinta dan orang tua. Memilih salah satunya pasti terluka namun tak ada yang bisa dilakukan kecuali tetap memilih walau terasa sesak didada.

Sepertinya Aku Harus Melepaskan Cinta Jika Ditentang Oleh Orang Tua

pexels.com

Disaat aku memilih antara cinta dan orang tua, mungkin aku akan memilih orang tua karena cinta tanpa restu orang tua tidak akan pernah bahagia.

Meski akhirnya bersama dengan orang yang aku cinta jika orang tua murka akhirnya aku sendiri yang akan tersiksa dan mungkin lebih baik memang melepaskan orang yang aku cinta dari pada harus membangkang orang tua.

Aku Harus Sadar Bahwa Tak Ada Kebahagiaan Jika Tanpa Restu Dari Orang Tua

pexels.com

Aku tahu ini sakit tapi apa boleh buat jika orang tua tidak merestui hubunganku dengannya. Aku tahu ini sulit tapi tak ada pilihan lain selain memilih orang tua dibanding dengan orang yang cinta.

Siapa tahu dengan memilih orang tua Tuhan akan meridhoi langkahku selanjutnya dan bahkan akan mendapatkan seseorang serta kebahagiaan yang luar biasa seterusnya.

Aku Tersiksa Karena Aku Harus Memilih Salah Satunya

pexels.com

Bukankah sudah dijelaskan bahwa Tuhan adalah restu orang tua, akan sangat tersiksa selamanya. Maka tak ada yang lebih penting selain ridho orang tua oleh sebab itu aku lebih memilih melepaskan orang yang aku cinta dibanding dengan membangkang kepada orang tua.

Aku tersiksa namun aku yakin Tuhan tidak akan membiarkan aku bersedih selamanya, aku yakin Tuhan akan membuatku bahagia suatu hari nanti.

Jujur Aku Tidak Mau Kehilangan Orang yang Aku Cinta Tapi Apa Gunanya Bersama Jika Tanpa Restu Dari Orang Tua

pexels.com

Aku memang ingin bersama dan ingin bahagia dengan orang yang aku cinta, namun jika hubunganku tidak direstui oleh orang tua apa gunanya bersama karena ujung-ujungnya kau pasti tidak akan bahagia.

Dan sampai kapan pun yang namanya orang tua tetap orang tua sedangkan orang yang aku cinta jika putus akan menjadi orang yang asing dan bukan siapa-siapa.

Jika Lebih Memilih Cinta Ujung-ujungnya Pasti Sengsara dan Menderita Karena Kita Tak Akan bahagia Tanpa Restu Orang Tua

pexels.com

Yang aku tahu rihdo Tuhan itu terletak pada ridho orang tua maka tak akan ada kebahagiaan bagi anak yang membangkang orang tua.

Aku ingin bahagia tapi bukan berarti aku mengorbankan orang tua. Lebih baik aku menderita karena nurut sama orang tua dari pada menderita karena membangkang kepada orang tua.