Hargai Dia Yang Sudah Memberanikan Diri Dan Mulai Bertanya Terhadapmu

  • 360
    Shares

Karena terkadang dia yang mulai bertanya hanya berbekal memberanikan diri saja, tanpa berfikir apakah kamu menyukainya, tanpa berfikir apakah kamu akan membalasnya dan bertanya balik terhadapya.

Maka jangan sia-siakan dia yang sudah memberanikan diri untuk sekedar menyapamu, hargailah meski dengan membalas secara singkat dan padat. Karena akan terasa menyakitkan jika hanya dibiarkan begitu saja.

Karena Mencari Topik Pembicaraan Dan Selalu Bertanya Itu Tidak Mudah

Dia yang ingin menyapamu sudah pasti tidak langsung bertanya, akan tetapi dia selalu mencari topik pembicaraan terlebih dahulu sebelum mengajukan pertanyaan terhadapmu.

Baginya tidak mudah meski hanya sekedar menyapamu dan bertanya hal-hal yang menurutmu tidak penting. Tapi percayalah dia mencari topik pembicaraan yang sekiranya akan di jawab olehmu, meski terkadang kamu tidak mersponnya.

Pada Dasarnya Dia Malu Ketika Harus Bertanya Terus Tanpa Kamu Balik Bertanya

Dia yang selalu bertanya tanpa harus kamu bertanya balik terhadapnya bukan berarti dia tidak memiliki rasa malu dan tebal muka, sehingga dia terus memberi pertanyaan tanpa kamu bertanya balik bahkan tanpa kamu menjawab sekalipun.

ia sealu bertanya kabar bukan karena dia tidak memiliki rasa malu dan tidak tau diri dan lain sebaginya, Ia hanya ingin memastikan bahwa kamu baik-baik saja, menurutnya dengan mengetahui kamu baik-baik saja sudah lebih dari cukup.

Setidaknya Hargailah Dia Yang Meluangkan Waktu Untuk Peduli Kepadamu

Bukan hanya kamu yang memiliki aktifitas dan bukan hanya kamu yang sibuk, setiap orang sudah pasti memiliki aktifitas dan kesibukan masing-masing.
Bahkan dia saja yang terbilang sibuk pun masih bisa meluangkan waktunya untuk sekedar menyapa dan peduli terhadapmu.

Sedangkan kamu yang hanya pura-pura sibuk tidak bisa meluangkan waktu untuk sekedar menghargai. Setidaknya hargailah dia yang meluangkan waktu untuk selalu peduli kepadamu.

Tidak Perlu Ketus Apalagi Sampai Merasa Risih, Hanya Karena Terlalu Sering Menyapamu

Terkadang kamu merasa risih karena dia terlalu sering menyapamu, tidak perlu merasa bosan, risih apalagi sampai ketus membalas semua pertanyaannya.
Karena saat semua orang meninggalkanmu dan saat kamu merasa sepi, kamu akan merindukan sapaan kecil dan sederhana yang sering ia lakukan kepadamu.

Tetapi hanya karena keegoisanmu dan hanya karena kamu tidak mampu untuk menghargainya, ia tak lagi menyanyakan kabarmu dan ia berhenti perduli terhdapmu.

Ingat Kalau Mereka Sudah Mendapatkan Pertanyaan Juga Dari Yang Lain, Mereka Akan Meninggalkanmu Yang Hanya Ingin Selalu Ditanya

Meskipun kamu menginginkan sapaan sederhana dan menginginkan dia peduli lagi terhadapmu, tapi semua itu percuma ketika dia sudah pergi karena sudah mendapatkan pertanyaan juga dari orang lain. Yang sebelumnya dia tidak mendapatkan pertanyaan-pertanyaan itu dari kamu.

Karena siapaun bisa pergi meninggalkan siapapun yang hanya ingin ditanya tanpa ingin bertanya kembali.