Dia Beri Perhatian, Kau Beri Dia Pengorbanan Meski Kau Tau Tak Pernah Ada Tempat Untukmu Di Hatinya

  • 47
    Shares

Kalau hati sudah benar-benar cinta, maka tak ada yang mampu menghalangi diri ini untuk melakukan apapun demi bisa memiliki orang yang kamu cintai.

Kau akan rela berkorban demi bisa mengambil hatinya, meski kau tak pernah tau akankah dia akan tetap bersamamu.

Sedikit saja dia memberi perhatian yang lebih, hatimu pasti akan gampang luluh, meski di waktu-waktu tertentu kau sadar bahwa di hatinya juga ada yang lain, yang tak kau ketahui.

Saat Dia Memberikanmu Perhatian Kau Benar-Benar Percaya, Bahwa Kau Adalah Satu-Satunya Baginya

artisanhomes.org

Kalau dihati sudah ada rasa cinta, sedikit saja dia memberikan perhatian padamu, hatimu pasti akan mudah merasa bahwa kau adalah satu-satunya di hatinya.

Dengan alasan tidak mungkin dia akan perhatian kalau tidak ada rasa, padahal bagi lelaki brengsek mudah saja melakukan apapun demi mendapatkan apa yang dibutuhkannya.

Kamu Begitu Jatuh Cinta Hingga Kau Lupa Bahwa Dia Sudah Berkali-Kali Membuatmu Kecewa

whisper via dramabeans.com

 

Hatimu terlanjur cinta sehingga saat dia sedikit saja menjadi lunak padamu kaupun menjadi luluh padanya.

Padahal sudah sering dia melukaimu, bahkan ketimbang sikap baik yang dia tunjukkan padamu masih lebih banyak rasa sakit yang dia berikan padamu.

Cintamu Teramat Besar Untuknya, Hingga Kau Merasa Ingin Memberikan Seluruh Jiwa Dan Ragamu Untuknya

idntimes.com

Kau terlanjur mencintainya dan merasa bahwa tak ada yang lebih baik lagi darinya, hingga kau merasa ingin memberikan seluruh jiwa dan ragamu asal bisa membuatnya tetap ada disisihmu.

Kau terlalu mencintainya hingga kau tak bisa melihat bahwa sesungguhnya banyak yang lebih baik darinya dan kau pantas mendapatkan yang lebih.

Kamu Tau Betul Bahwa Tak Ada Tempat Dihatinya, Namun Masih Saja Kau Berharap Dia Akan Berubah

buzz.viddsee.com

Sebenarnya kau sudah sering menyadari bahwa tidak ada tempat dihatinya untukmu, tapi besarnya cintamu selalu membuatmu semangat untuk mengambil hatinya.

Entah sudah seberapa sering kau mengenyampingkan logikamu, hanya demi mengambilnya. Soal luka jangan tanya lagi, kau bahkan tak nyaman merasa hidup bila tak melihatnya.

Kamu Sudah Terbiasa Dengan Kehadirannya Hingga Saat Dia Pergi Kau Merasa Dunia Ini Begitu Sepi

strongest-deliveryman via dramabeans.com

Kau sudah terlalu sering menghabiskan waktu bersamanya, hingga jarang menghabiskan waktu dengan orang-orang baru dan teman-temanmu.

Tidak heran jika dia pergi kau merasa duanimu sepi, kau merasa hampa tanpanya karena kau tak terbiasa biala tanpa dirinya.