Aku Pernah Menjadi Seseorang yang Paling Menerima Bahkan Ketika Akhirnya yang Kudapat Sia-sia

  • 11
    Shares

Aku pernah menjadi seseorang yang paling setia mencintai satu nama namun pada akhirnya aku menyerah juga.

Aku pernah menjadi seseorang yang paling mencintai namun pada akhirnya aku memilih pergi karena orang yang aku cintai tidak pernah melihat kearahku sama sekali.

Menerima Segala Kurang dan Lebihnya dan Segala Tentang Dirinya

instagram.com/lily__pic

Aku pernah mencintai begitu dalam hingga tidak pernah memikirakan bagaimana perasaanku sendiri.

Yang aku tau mencintainya saja sudah membuatku bahagia padahal nyatanya sama sekali dia tidak pernah memberiku bahagia.

Pada Akhirnya Usahaku Menerima Dirinya Apa Adanya Hanya Sia-sia

instagram.com/lily__pic

Entah kenapa aku begitu mencintainya hingga meski yang kudapatkan hanyalah luka tetap saja aku menginginkannya.

Mungkin inilah yang dikatakan cinta buta meski disakiti dan tak pernah dianggap ada selalu berusaha menjadi yang terbaik dan yang paling tulus.

Aku Terpaksa Pergi, Sedang Dia, Tidak Menatapmu Sama Sekali

instagram.com/lily__pic

Aku terpaksa menyerah karena sekalipun aku pergi dia tidak pernah merasa kehilangan sama sekali. Jangankan merasa kehilangan menoleh dan menatapku saja tak pernah ia lakukan.

Percuma mencintai jika aku tidak pernah dihargai, lebih baik pergi karena keberadaanku tidak pernah dihargai sama sekali.

Aku Terpaksa Pergi Bukan Karena Tidak Cinta Lagi Namun Karena Aku Sadar Diri Bahwa Dia Tidak Akan Pernah Memiliki Perasaan Terhadapku

instagram.com/lily__pic

Untuk apaaku bertahan pada seseorang yang tidak pernah memiliki perasaan. Untuk apa aku mencintai seseorang yang tidak pernah menganggapku ada.

Lebih baik pergi karena aku ingin mendapatkan cinta dan kebahagiaan bukan pengabaian.

Segala Ketulusan dan Perjuangan Harus Aku Tinggalkan Karena Tidak Memungkin Untuk Tetap Mencintai Seseorang yang Tidak Bisa Menghargai

instagram.com/lily__pic

Perjungan yang sia-sia, aku merasa tersakiti oleh sikapnya namun apalah daya aku tidak bisa berbuat apa-apa.

Orang yang aku cintai tidak mencintaiku sama sekali. Lebih baik pergi karena yang aku butuhkan seseorang yang bisa mencintaiku dan bisa menghargaiku.