Aku Pernah Begitu Cinta Sampai Disaat yang Tak Terduga Ia Pergi Menyisahkan Luka, Lalu Hatiku Mati Rasa

  • 21
    Shares

Pernah ada seseorang yang katanya begitu cinta, awalnya aku percaya karena dia mampu membuktikan bahwa perasannya memang benar-benar nyata.

Ia memperlakukanku dengan baik, dia mencintaiku dengan baik hingga aku benar-benar merasa bahwa yang ia perliahatkan adalah perasaan terbaiknya.

Aku Pernah Begitu Percaya Hingga Akhirnya Dia Sendiri yang Menunjukkan Bahwa Dia Tak Pantas Dipercaya

pexels.com

Tak pernah terpikir bahwa orang yang paling aku percaya adalah orang yang paling bisa membuatku terluka.

Selama ini yang aku pikir hanya bagaimana cara mencintainya dan sudah percaya bahwa dialah yang akan mendampingi hidupku selamanya. Kau yang aku percaya bisa menyakiti hingga kau sendiri yang membuktikan bahwa kau bukanlah seseorang yang pantas untuk ku percaya.

Aku Pernah Begitu Sayang Hingga Tak Ada Orang Lain Selain Dia yang Aku Sayang

pexels.com

Semenjak denganmu aku hanya mencintaimu, aku hanya menyayangimu bahkan tak ada yang lain didalam hidupmu selain kamu.

Segalanya telah berubah, orang yang paling aku banggakan ternyata masih bisa menyakiti dan mengecewakan.

Aku Pernah Begitu Cinta Hingga Meyakini Bahwa Dialah yang Terkahir yang Aku Cinta dan Akan Menjadi Milikku Selamanya

pexels.com

Entahlah, aku harus percaya pada cinta yang bagaimana dan yang seperti apa. Hingga kini aku belum pernah merasakan rasa sakit yang begitu mendalam karena parasaanku yang terlalu dalam.

Aku hanya terlalu yakin hingga tidak memikirkan bagaimana akhirnya. Aku hanya terlalu cinta hingga tidak pernah berpikir bahwa kau bisa pergi dan mendua.

Aku Pernah Mencintai Dengan Segenap Jiwa dan Raga Hingga Kini Mati Rasa Karena Ditinggal Pergi Layaknya Orang Tak Berharga

pexels.com

Denganmu aku benar-benar mencintai satu orang dan setia hanya pada satu hati.

Denganmu aku ingin selalu bersama dan menjadi milikmu selamanya. Kini aku terluka dengan kepergiannya dan semua telah berubah karen akau lebih memilih orang baru dari pada bersamaku.

Yang Awalnya Aku Kira Bahagia Hanyalah Duka dan yang Awalnya Paling Ku Percaya Malah Menyisahkan Luka

pexels.com

Semuanya telah berubah hingga aku trauma dan begitu takut untuk percaya dan jatuh cinta. Segalanya telah berubah karena kebahagiaan yang aku damabakan hanyalah luka dan air mata yang aku dapatkan.