Aku Memang Tersakiti, Tapi Tak Pernah Terpikir Untuk Menghakimi yang Pergi, Inilah Takdir yang Harus Aku Jalani

  • 7
    Shares

Sejatinya hidup memang tentang menerima segela yang terjadi. Tak peduli yang terjadi sesuai keinginan diri atau tidak kita sukai tapi yang pasti kita harus tetap menerimanya.

Kita harus siap dengan segala kondisi walau terkadang yang kita inginkan tidak sesuai dengan kenyataan atau bahkan orang yang kita cinta sekalipun pergi meninggalkan.

Rasanya Aku Tidak Akan Pernah Memaafkanmu Orang yang Menyakitiku, Namun Tidak Memaafkan Hanya Semakin Menyakitiku

instagram.com/08_08e

Sulit memang untuk memaafkan seseorang yang telah mengecewakan dan yang telah menyakiti.

Namun adakalanya kita harus berusaha memaafkan agar hati kita tenang. Memaafkan bukan karena dia pantas mendapatkan maaf namun karena untuk kebaikan dan ketenangan hatimu sendiri.

Waktu yang Menyadarkanku Bahwa Memiliki Rasa Dendam Tidak Akan Menenangkan

instagram.com/08_08e

Jelas benci terhadap dia yang dicintai tapi memilih pergi. Jelas kesal bahkan jika bisa rasanya ingin meluapkan kekesalan, tapi untungnya semua itu bisa hanya sementara saja.

Semakin berusaha membenci dan ingin balas dendam rasanya semakin tidak tenang, mungkin itulah mengapa aku lebih memilih untuk memaafkan agar hatiku damai.

Perasaan yang Ingin Menghakimi Kepergiannya Perlahan Mulai Pudar, Karena Sejatinya Hidup Pasti Ada yang Hilang

instagram.com/08_08e

Telepas dari semua perasaan yang disakiti dan dikecewakan, aku tidak ingin menghakimi dia yang pergi dan aku tidak ingin membenci dia yang telah meninggalkanku.

Aku ingin menyadari bahwa semua ini hanyalah kehendak Tuhan, tak ada yang pergi disalahakan apalagi harus membenci dia yang pergi.

Berusaha Mengikhlaskan yang Pergi dan Tak Ingin Menghakiminya, Sebab Jika Akhirnya Dia Pergi Berarti Bukan Dia yang Tuhan Pilih Untuk Menemani

instagram.com/08_08e

Aku ingin bahagia walau tanpanya, aku ingin bahagia meski tidak bersamanya dan aku ingin bahagia walau tidak bisa memilikinya.

Jalan satu-satunya agar bahagia adalah dengan cara mengikhlaskan apapun yang pergi dan menyadari bahwa semau ini adalah takdir Tuhan terbaik yang diberikan untukku.

Jika Dia Pergi Berarti Dia Bukan Rumah Untuk Melabuhkan Segala Peraasaan

instagram.com/08_08e

Cukup membuat hatiku tenang, seketika aku sadar bahwa apapun yang ditakdirkan menjadi milikku tidak akan pernah pergi dan tidak akan pernah dimiliki oleh orang lain.