Yang Disia-Siakan Jauh Lebih Tulus Ketimbang Yang Dikejar-Kejar Olehnya

Kebanyakan dari mereka yang disia-siakan adalah mereka yang memiliki hati yang tulus mencintai dan menyangi. Dan kebanyakan juga mereka yang tulus malah disia-siakan dan tidak dihargai.

Padahal yang disia-siakan jauh lebih tulus dari pada yang dikejar-kejar. Sepertinya orang yang tulus memang disakiti dan hanya disia-siakan sebelum bertemu dengan orang sama-sama tulus seperti dirinya.

Nyatanya Yang Selalu Disia-Siakan Selalu Memiliki Hati Yang Tulus Untuk Mencintai

m.blog.naver.com

Ketahuilah bahwa orang yang disia-siakan itulah justru memiliki hati yang tulus untuk mencintai. Memiliki kasih sayang yang tulus namun justru tidak pernah dihargai. Malah lebih mengejar dia yang belum tentu tulus dan baik. Yang jelas-jelas tulus malah diabaikan begitu saja.

Yang Diabaikan Selalu Memiliki Kasih Sayang Yang Lebih Besar Dari Pada Dia Yang Dikejar

m.blog.naver.com

Masih banyak dari mereka yang diabaikan nyatanya merekalah yang memiliki hati yang paling tulus untuk mencintai. Yang baik hati memang selalu disakiti dan yang benar-benar tulus selalu disia-siakan bahkan ditinggal pergi hanya demi mengejar dia yang belum tentu baik dan tulus. Bela-belain ngejar yang belum tentu tulus padahal sudah ada yang tulus.

Meninggalkan Yang Tulus Demi Mengejar Seseorang Yang Ia Inginkan Namun Belum Tentu Tulus

m.blog.naver.com

Yang tulus itu terkadang memang tidak terlalu menarik sehingga lebih mengejar dia yang terlihat menarik. Begitu tertarik sehingga rela mengejar yang ia inginkan padahal yang menarik hanya covernya saja, isinya belum tentu. Namun jika isinya yang tulus maka covernya pun akan mengikuti juga meski tidak semenarik mereka yang memang hanya bagus pada covernya saja.

Yang Tulus Selalu Disakiti Dan Disia-Siakan. Yang Tidak Tulus Malah Mati-Matian Dikejar

m.blog.naver.com

Pantas saja lebih memilih yang tidak tulus, karena yang dilihat hanya covernya saja. Sekalipun tidak tulus jika covernya bagus maka dikejar sampai mendapatkannya. Dikejar mati-matian, mencari berbagai cara agar mendapatkannya. Dan yang tulus selalu disia-siakan dan disakiti seolah-olah yang tulus itu tidak berharga dan tidak langka.

Padahal Yang Disia-Siakan Jauh Lebih Tulus, Jauh Lebih Baik Dari Pada Dia Yang Dikejar-Kejar

m.blog.naver.com

Ketahuilah mereka yang selalu disia-siakan dan yang selalu disakiti cenderung mereka itu lah yang memiliki hati yang paling tulus. Namun entah kenapa yang tulus memang selalu diabaikan begitu saja. Padahal yang disia-siakan itu lah yang jauh lebih tulus dari pada dia yang dikejar.

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *