Soal Jodoh, Tanpa Kita Sadari, Kita Hanya Menjadi Orang Yang Selalu Khawatir Dan Merasa Cemas

  • 263
    Shares

Jika berbicara soal jodoh, maka dengan tanpa kita sadari, kita hanya menjadi seseorang yang selalu khawatir. Selalu khawatir menunggu jodoh yang tidak kunjung datang. Selalu merasa cemas karena masih sendiri, padahal sudah waktunya menikah.

Bahkan teman seperjuangannya sudah pada menemukan pendamping semua, sedangkan dirinya masih saja tetap sendiri. Sehingga selalu khawatir dan selalu merasa cemas karena belum juga dipertemukan dengan jodohnya.

Selalu Merasa Cemas Karena Masih Sendiri Diusia Yang Kata Orang Sudah Matang

farny.com

Ketika semua proses belajar sudah ditempun bahkan sudah mendapatkan pekerjaan. Secara otomatis setiap bertemu dengan orang, yang jadi pertanyaan pertama pasti, kapan yang akan menikah?

Sedangkan dirinya saja belum memiliki calon. Sedangkan menurut orang lain, sudah waktunya menikah dan menurut orang lain juga sudah matang sehingga memang sudah sepantaskan sudah memiliki seorang pendamping.

Apalagi Ketika Melihat Teman Seperjuangannya Bersanding Dipelaminan, Sering Timbul Pertanyaan, Kira-Kira Nanti Akan Bersanding Dengan Siapa?

farny.com

Mungkin yang membuat terlalu khawatir dan cemas dikarenakan setiap orang selalu menanyakan hal yang sama yaitu kapan nikah? Jadinya tanpa sadar kita akan menjadi seseorang yang terlalu khawatir jika itu soal jodoh. Bukan hanya karena mereka yang selalu menanykan kapan akan menikah.

Tapi pada kenyataannya, semua teman seperjuangnnya sudah memiliki pasangan semua. Apalagi ketika menghadiri acara atau ketika melihat teman dekatnya dan seperjuangnnya bersanding dipelaminan. Maka sering tanpa sadar sering timbul pertanyaan. Kira-kira nanti bersanding dengan siap dan seperti apakah kira-kira jodohku.

Cemas Kira-Kira Jodohku Seperti Apa? Dan Ketemunya Kira-Kira Masih Lama Atau Tidak

farny.com

Bahkan bukan hanya khawatir, ia akan merasa cemas dan bertanya-tanya, kira-kira jodohku seperti apa? Ketemunya dimana, kira-kira masih lama atau tidak? Dan masih banyak pertanyaan lain yang muncul didalam benaknya.

Ia selalu kepikiran hingga merasa cemas hanya karena belum dipertemukan dengan jodohnya. Atau bahkan selalu berdoa didalam hatinya agar segera dipertemukan dengan belahan jiwanya.

Cemas Karena Mereka Sudah Memiliki Pasangan Dan Seolah-Olah Harus Segera Mengikuti Jejak Mereka

farny.com

Ketika selalu ditanya kapan nikah dan ketika melihat semua teman seperjuangannya sudah naik pelaminan bahkan semuanya sudah memiliki pasangan.

Maka rasa khawatir akan senantiasa menyelimuti hatinya. Rasa cemaspun sering dirasakan karena seolah-olah harus mengikuti jejak mereka. Cemas seoalah harus capat-cepat mendapatkan jodoh dan segers menikah.

Sehingga Tanpa Disadari Kita Terlalu Cemas Dengan Jodoh Yang Telah Tuhan Tetapkan Karena Selalu Khawatir Karena Belum Dipertumkan

farny.com

Jika itu soal jodoh sering kali tanpa sadar kita hanya menjadi orang yang terlalu cemas dan terlalu khawatir. Padahal tak seharusnya kita merasa cemas dan khawatir karena jodoh itu sudah tuhan tetapkan untuk kita.

Namun tetap saja kita selalu merasa cemas dan khawatir jika belum dipertemukan dengan jodoh kita. Apalagi ketika semua teman seperjuangan kita sudah memiliki pendamping semua.