Kalau Sudah Ada Aku yang Rela Menunggumu, Kenapa Kamu Masih Jatuh Cinta Pada Orang Lain

  • 14.8K
    Shares

Bukan suatu rahasia jika aku jatuh cinta padamu, rasanya aku sudah berulangkali memberitahukanmu bahwa aku menyukaimu dan rela menunggumu. Lalu mengapa kamu masih bimbang untuk memilihku?

Lalu mengapa memilih mencintai orang yang baru saat kamu sedang ditunggu? Apakah cintaku tidak cukup untuk memenuhi inginmu? Atau mungkinkah kamu lupa jika aku sudah menunggumu.

Mengapa tak bertanya padaku apakah aku masih menunggumu atau tidak? Mengapa tak memberi tahukanku jika kamu telah menerima seseorang yang baru. Lalu siapa yang harus aku salahkan, apakah diriku yang salah karena terus mencintaimu meski kamu sudah punya seseorang yang baru? Atau aku salahkan kamu yang tidak memberitahukanku kalau kamu telah memiliki dia.

Tidak Mungkin Aku Menunggu Tanpa Berbuat Apa-apa

Tidak Mungkin Aku Menunggu Tanpa Berbuat Apa-apa

Setia menunggumu yang tak pernah memberikan kepastian lalu secara tiba-tiba mendapatkan kabar bahwa kamu sudah memiliki seseorang yang baru, tentu saja hatiku terasa hancur. Aku merasakan patah hati, bahkan sebelum sempat memiliki kamu.

Tentu saja aku tidak bisa tinggal diam dengan perasaan sakit yang bercampur cemburu dan kecewa ini. Aku ingin mencari sebuah pembenaran atas perasanku itu, aku ingin tahu benarkah kamu sama sekali tak memiliki rasa padaku? Mengapa bisa kamu menerima seseorang yang baru?

Jika Menutup Mataku Dari Perempuan Itu, Sama Saja Aku Merelakanmu

Jika Menutup Mataku Dari Perempuan Itu, Sama Saja Aku Merelakanmu

Besar cintaku benar-benar membuatku ingin memiliki kamu, sungguh aku tak bisa menutup mata begitu saja merelakan kamu bersama perempuan yang kini sedang bersamamu. Karena aku merasa akulah yang lebih dulu memperjuangkanmu, mengapa begitu saja kamu menutup semua kesempatan bagiku untuk memilikimu lalu dengan begitu mudahnya membiarkan seseorang yang baru menempati hatimu?

Kini Mendamba Kita yang Bersisian Hanyalah Sebatas Dambaan, Memiliki Waktu Untuk Bersama Dihabiskan Hanyalah Sebatas Khayalan

Kini Mendamba Kita yang Bersisian Hanyalah Sebatas Dambaan, Memiliki Waktu Untuk Bersama Dihabiskan Hanyalah Sebatas Khayalan

Aku inginnya, menginginkanmu yang juga menginginkanku. Tapi jikalau ini hanya mimpi, biarkanlah ini jadi penidur yang paling ahli. Kini semua harapanku bisa jalan bersama dengan diruimu, membangun hubungan cinta lalu bermimpi mengenai masa depan hanyalah sebuah kesiasian. Salahku terlalu percaya diri jika kamu akan menjadi luluh dengan penantian dan ketulusanku.

Salahku Terlalu Percaya Diri Terlalu Berharap Bahwa Kamu Akan Datang Padaku Karena Aku Menunggu

AWSubs on Twitter

Mungkinkah aku harus menyalahkan diriku saja? Karena terlalu percaya diri bahwa kamu akan datang padaku saat aku beritahu aku mau menunggu saat dimana kamu akan datang padaku. Saat itu kamu tak melarangku apakah aku boleh menunggumu atau tidak, meski kamu tidak meminta aku kira saat itu kamu hanya butuh waktu untuk mempertimbangkaku.

Jika Aku Tidak Salah, Maka Bukankah Sudah Sepatutnya Kamu, Kusalahkan Karena Telah Membuatku Menunggu

thedramacorner-compressed

Mungkin karena berat rasanya untuk menerima kenyataan bahwa kamu tidak memilihku, rasanya aku ingin sekali menyalahkanmu. Menyalahkanmu untuk semua perasaanku, menyalahkanmu karena tidak memilihku. Menyalahkanmu karena telah memilih orang lain. Entahlah sebenarnya aku ingin menyalahkanmu atau hanya sekedar ingin marah atau merasa cemburu pada wanitamu aku tidak tahu.