Ini Alasannya Kenapa Kamu Tidak Boleh Membiarkan Temanmu Dekat Sama Kekasihmu




Pernah mengalami kekasih kamu diambil oleh teman atau teman sendiri? Lalu menyalahkan teman kamu karena merebuk kekasih kamu?

Kalau ia itu berarti kamu perlu mengoreksi lebih jauh tentang sikap kamu. Jangan-jangan bukan teman kamu yang mengambil kekasih kamu tapi memang kekasih mu yang pergi pada teman kamu.

Pasti selalu ada alasan yang dapat dijelaskan dan sangat patut untuk kamu terima jika memang sudah demikian. Mungkin beberapa alasan berikut ini bisa menjadi jawaban mengapa kekasih mu pada akhirnya jatuh cinta pada teman kamu sendiri.

Temen Kamu Juga Bisa Naksir Pacar Kamu

femina.in

Teman kamu naksir pacara kamu, itu menjadi sangat mungkin. Loh kenapa bisa? itu karena kamu sendiri bukan karena orang lain. Merasa nyaman dengan teman kamu, pasati kamu tidak akan sungkan untuk bercerita tentang priabadi kekasih kamu pada teman kamu.

Yang namanya dimabuk cinta semua yang jelek tentang kekasih kamu akan hilang sebaliknya sesuatu yang baik meskipun itu bisa akan nampak menjadi luar biasa dimata teman kamu karena cerita yang kamu sampaikan.

Hei sejak saat itulah dengan sendiri benih-benih rasa penasaran yang dapat menjelma menjadi cinta mulai tumbuh dihati teman kamu. Siapa yang tidak iri dan tidak ingin memiliki kekasih baik hati yang terlihat sempurna dalam banyangan teman kamu seperti yang kamu ceritakan.

Diam-diam Selingkuh Dibelakang kamu Menjadi Sangat Mungkin

soc.ucsb.edu

Ketika teman mu mulai dekat dan mengenak kekasih dari yang awalnya hanya bertegur sapa, menanyakan tentang kamu dan membicarakan kamu.

Perlahan topik pembicaraan antara teman kamu dan kekasih kamu akan mulai berubah dengan sendirinya. Keduanya akan mulai saling tertarik dengan pribadi mereka masing-masing.

Mungkin tidak bagi teman kamu karena memang teman kamu sudah banyak tau tentang kekasih kamu, lalu bagaiman dengan kekasih kamu?

Teman Mu Juga Ingin Memiliki Kekasih Mu

mexico.cnn.com

Sudah merasa saling mengenal satu sama lain dan mulai merasa nyaman keduanya pun akan mulai ‘berhianat’ pada kamu.

Awalnya memang akan menjalin hubungan rahasi namun pada akhirnya mereka akan merasa ingin memiliki akhir yang sama.

Cainta hanya memiliki hati dan hanya untuk satu hati. Cinta itu kadang memang tidak memiliki iba dan belas kasih untuk orang lain.

Cinta itu hanya untuk satu orang, cinta itu tidak melihat orang lain. Cinta itu tidak peduli pada yang lain kecuali hanya untuk cinta itu sendiri.

Jangan heran jika pada akhirnya teman akan menjelma menjadi penghianat ketika dia juga merasakan cinta untuk satu orang. Cinta itu tidak melihat teman semua bisa dilibas.

Akhir Yang Merusak Cinta dan Pertemanan

thelearningcommunity.us

Jika keduanya mulai saling merasa nyaman, bukan tidak mungkin kemudian kekasih kamu lebih memilih untuk ada dipelukan teman kamu.

Ia dimana-mana laki-laki sejati itu akan lebih memilih untuk tetap ada pada hati yang membuat mereka merasa nyaman. Bukan pada hati yang sudah dari dulu bersama mereka.

Jika keadaan sudah mengantarkan kamu, teman kamu dan kekasih mu ada pada keadaan demikian, bukan tidak mungkin akhirnya kisah cinta kamu akan berakhir begitujuga perteman kamu.

Tentu kamu tidak akan berbaik hati berbagi kasih atau dengan lapang dada melepaskan orang yang paling kamu cintai pada teman kamu sendiri.

Akan sulit membayang dan menjalani keadaan dimana orang dulu kamu cintai, memegang tangan, berjalan bersama, tertawa besama dengan teman kamu sendiri.

Oleh sebab itulah Ada baiknya kamu bercerita sewajarnya tentang kekasih kamu atau bahkan jika perlu buatlah agar teman dekat kamu tidak saling mengenal dengan kekasih kamu jika kamu tidak ingin beretemu dengan pepatah ‘Pagar Makan Tanaman’