“Denganmu” Bahkan Hanya Sebatas Kenalpun Tak Pernah Terlintas Sebelumnya, Apalagi Hingga Sedekat Ini




Sekarang aku hanya bisa mengingatmu seperti ini, tanpa ada kamu lagi. Denganmu, bahkan hanya sebatas kenalpun tak pernah terlintas sebelumnya, apalagi hingga sedekat seperti saat ini.

Semua terjadi begitu saja dan tanpa kesepakatan sebelumnya, aku pun tidak pernah membayangkan bisa mengenalmu bahkan dengan hal sederhana seperti saat itu mampu membuat kita sedekat ini.

Dulu Kita Sama-Sama Tak Saling Kenal

Mungkin kita pernah sama-sama saling bertemu, atau pernah berpapasan tapi saat itu kita sama-sama tidak saling kenal. Dan akhirnya kita kenal dangan cara yang tidak disangka-sangka, dan dengan cara yang tidak direncanakan sebelumnya, terjadi begitu saja dan terjadi secara tiba-tiba. Aku pikir aku hanya mengenalmu tanpa ada kisah yang selanjutnya.

Hingga Tak Terbayang Akan Didekatkan Seperti Ini

Tetapi dugaanku salah, setelah aku mengenalmu lama-kelamaan seolah-olah selalu ada jalan yang memudahkanku untuk didekatkan denganmu, meski sebelumnya hanya sebatas kenal dan tak banyak sapaan yang kamu berikan terhadapku.

Tetapi tiba-tiba ada hal yang menuntunku menjadi lebih dekat denganmu, sehingga aku begitu dekatmu. Meski tak pernah terbayang aku akan sedekat ini denganmu.

Sekarang Sangat Dekat Hingga Tak Terbayang Untuk Menjauh

Setalah sedekat ini, aku hanya ingin selalu dekat denganmu, hanya ingin berada disampingmu dan tidak memiliki keingianan untuk menjauh sedikitpun. Aku rasa kita akan seperti ini seterusnya tanpa harus ada kata pergi dan saling menjauh. Tidak ada pikiran atau terbayang untuk menjauh darimu, karena sudah merasa nyaman dan bahgia didekatmu.

Tapi Kemudian Menghilang Entah Kemana

Aku yang tidak pernah menginginkanmu jauh, aku yang tidak pernah terbayang ingin menjauh. Tapi kenapa malah kamu yang lambat laun semakin menajuh, tapi kenapa lama-kelamaan kamu yang menghindariku dan kabur. Apakah selama ini hanya aku saja yang merasakan kebahagiaan dan rasa nyaman ini.

Terkadang aku masih belum percaya, bahwa kamu menghilang dan sengaja pergi dari kehidupanku, terasa gak mungkin setalah apa yang kita jalani harus hangus dan menghilang tiba-tiba.

Aku masih saja memikirkannya, ingin sekali aku menanyakannya, aku ingin tahu apa sebenarnya alsanmu, agar aku tidak terus menerus bertanya-tanya dan penasaran seperti ini.

Hingga Tak Terbayang Jika Pernah Ada

Sekarang kamu bukan hanya sekedar menjauh, menghindar dan menghilang. Seolah-olah kamu dengan senagja melakukan semua ini terhdapku. Kamu benar-benar ingin membuatku merasa bahwa kamu tidak pernah ada dalam kehidupanku.

Mengapa harus berakhir seperti ini, kenapa harus memperlakukanku secara tidak manusiawi? Kamu masih bisa pamit secara terang-terangan jika ingin pergi dariku. Sungguh ini jauh lebih melegakan.