Berhentilah Untuk Menjadi Terlalu Perasa, Karena Baginya Kamu Itu Biasa Dan Bukan Siapa-Siapa

  • 318
    Shares

Menjadi orang yang perasa itu gak enak karena endingnya pasti kecewa dan sakit hati. Apalagi ketika ada seseorang yang bersikap baik, ramah dan perhatian pasti akan langsung beranggapan bahwa orang tersebut suka, padahal belum tentu demikian.

Semua hal yang dirasakan dikaitan dengan perasaannya maka sudah pasti akan merasa terluka jika pada akhirnya tak sesuai dengan yang diinginkan olehnya.

Maka berhentilah menjadi oraang yang terlalu perasa karena terkadang orang tersebut memang baik pada semua orang bukan hanya baik kepadamu.

Hanya Karena Dia Pernah Sekali Atau Dua Kali Baik Terhdapmu Bukan Berarti Kau Dia Mencintaimu

dramabeans.com

Sudahlah tak perlu baper ketika ada seseorang yang bersikap baik kepadamu, anggap saja dia memang harus bersikap baik karena memang harus membantu dan harus baik kepada sesama.

Karena sekali jadi orang yang perasa itu susah, gak mudah buat mengendalikan perasaannya sendiri, ketika sudah menjadi orang yang perasa endingnya malah hanya akan terluka.

Tak perlu baper apalagi hanya karena dia pernah sekali atau dua kali baik kepadamu. Ketahuilah bahwa sikap baik seseorang itu bukan berarti ia memiliki perasaan cinta terhadapmu.

Jangan Mudah Terbawa Perasaan Hanya Karena Dia Pernah Bersikap Baik Terhadapmu

dramabeans.com

Jangan pernah menyalahkan dia yang jika pada akhirnya kamu terluka. Karena pasa dasarnya semua orang itu memang harus baik kepada sesama.

Semua orang itu memang harus bersikap baik kepada semua orang, oleh sebab itu kau tak perlu merasa special hanya karena dia pernah berbuat baik kepadamu.

Jangan terlalu berlebihan dalam menyikapi kebaikan seseorang jika tidak ingin kau kecewa dan terluka pada akhirnya. Jangan mudah terbawa perasaan hingga kau benar-benar mendengar pernyataan bahwa dia menyukai dan mencintaimu.

Berhentilah Berlebihan Dalam Menyikapi Kebaikan Seseorang

dramabeans.com

Bersikap baik itu wajar, yang tidak wajar itu jika dia berbuat jahat dan nyakitin kamu, jika dia baik, ramah dan perhatian semua itu masih hal yang wajar dan manusiawi.

Maka berhentilah berlebihan dalam menyikap kebaikan seseorang. Jangan mengambil kesimpulan bahwa dia mencintaimu jika kau tidak pernah mendengar langsung darinya.

Jika kau tidak pernah mendengar pengakuannya, lantas hanya dengan sikap baiknya kamu percaya bahwa dia mencintaimu? Sama sekali kebaikan itu bukan menjadi tolak ukur seseorang mencintaimu.

Tak Perlu Menjadi Orang Yang Terlalu Perasa Yang Mengartikan Kebaikan Orang Lain Adalah Rasa Suka

dramabeans.com

Sudahlah tidak penting juga kau berharap berlebihan pada seseorang yang pernah berbuat baik sama kamu. Menjadi orang yang perasa itu hanya akan menyakiti dirimu sendiri.

Jadi stop baper dan terlalu berlebihan dalam menyikapi kebaikan seseorang. Dia hanya bersikap baik kepadamu dan belum tentu dia itu suka sama kamu.

Kamu Baginya Bukan Siapa-Siapa Dia Hanya Berbuat Baik Kepada Sesama, Makanya Tak Perlu Menjadi Orang Yang Terlalu Perasa

dramabeans.com

Sadarlah tak perlu merasa kecewa jika pada akhirnya dia tidak seperti yang kamu inginkan. Karena sudah jelas-jelas dia berbuat baik hanya karena baik kepada sesama.

Kamu baginya bukan siapa-siapa, dia hanya berbuat baik kepada sesama, makanya tak perlu menjadi orang yang perasa agar tidak mudah terluka oleh harapan yang kamu buat sendiri.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *