Aku Yakin Pasti Akan Tiba Saatnya Dimana Kesendirianku Berganti Sebuah Kebahagiaan yang Hakiki

  • 833
    Shares

Aku yakin tak akan selamanya aku ada dalam kesendirian ini, segalanya yang hari ini terasa menyakitkan akan berubah kebahagian yang tak pernah teerbayangkan.

Saat ini keyakinanku mungkin terlihat hanya omong kosong saja, namun kelak saat waktunya tiba aku dan semua orang akan percaya bahwa tidak ada harapan yang sia-saia dan tak akan selamanya manusia itu harus hidup dalam rasa yang sama.

Akan Tiba Saatnya Dimana Rasa Lelahku Terobati Setelah Kutemukan Seseorang Yang Mencintaiku Setulus Hati

fb.me/everythings.photo

Kelak akan tiba saatnya dimana rasa lelahku, lelah dalam menanti, lelah selalu dikhianati akan terobati.

Kelak rasa lelah dari cinta yang selalu menyakitkan ini akan berganti kebahagian saat aku temukan seseorang yang tepat.

Akan Tiba Saatnya Luka Hatiku Berubah Menjadi Kebahagiaan Yang Tak Pernah Ku Bayangkan

askmen.com

Segala rasa sakit yang kini aku alami, kelak akan berubah menjadi kebahagian yang tak pernah aku bayangkan.

Kebahagian yang datang dari rasa memiliki setulus hati ketika ada seseorang yang mencintaiku setulus hati, bukan hanya aku yang mencintai.

Aku Yakin Kesepianku Akan Berganti Kebahagian Dan Tawa Yang Penuh Syukur

fb.me/everythings.photo

Aku yakin kelak kesepian ini akan berganti dengan hari-hari yang selalu dipenuhi kebahagian dan syukur.

Kebahagiaan telah menemukan dirimu dan syukur karena diberi kesempatan untuk menemukan dan memiliki seseorang yang baik hatinya.

Aku Yakin Tidak Akan Selamanya Aku Harus Tersakiti Ada Saatnya Aku Yang Dibahagiaakan Dan Diperjuangkan

callunaevents.com

Aku yakin kelak pasti akan ada masanya dimana akulah yang diperjuangkan, akulah yang paling diinginkan.

Akan ada saatnya akulah yang paling ingin dibahagiakan bukan hanya aku yang ingin membahagiakan seseorang.

Aku Yakin Bahwa Aku Cukup Pantas Untuk Bahagia, Juga Sangat Pantas Memiliki Seseorang Yang Cukup Baik Hatinya

hipwee.com

Aku yakin seburuk apapun orang menilai fisikku yang tidak sempurna, aku cukup layak memiliki seseorang yang baik, seseorang yang bahkan juga baik fisiknya.

Aku yakin bahwa seberapa sering dan banyaknya orang melukai aku masih cukup pantas untuk hidup bahagia dan di bahagiakan.