Aku Pernah Menangis Dan Aku Pernah Tertawa, Menangis Disaat Bahagia Dan Tertawa Disaat Terluka

  • 3.2K
    Shares

Aku pernah menagis saat aku merasa bahagia dan aku tertawa disaat aku sedang terluka, bukan hanya pernah bahkan sudah terlalu sering aku melakukannya.

Saat aku menagis karena kebahagiaan, itu tak lain karena aku sangat bahagia dan merasa terharu olehnya. Akan tetapi saat aku tertawa lepas sering kali aku hanya ingin menyembunyikan luka yang sebetulnya sedang aku alami. Aku hanya tidak ingin orang lain melihatku terluka, yang aku inginkan mereka melihatku baik-baik saja dan tanpa rasa sakit sedikitpun.

Tersenyum Belum Tentu Bahagia Dan Menangis Belum Tentu Terluka

Begitulah saat yang kamu lihat hanya senyum dan keceriaan dari wajahku, itu bukan menandakan aku sedang bahagia, tetapi aku hanya ingin mengajariku tentang bagaimana tersenyum tulus saat hatiku sedang sakit-sakitnya oleh sebuah luka.

Aku hanya ingin membuatku selalu tersentum entah karena aku bahagia atau pun karena aku terluka. Begitupun sebaliknya saat aku menangis bukan berarti aku sedang terluka, terkadang aku menangis hanya karena aku sangat bahagia, meskipun masih lebih sering menangis karena terluka sih sebetulnya.

Luka Tidak Memiliki Suara, Sebab Air Mata Yang Jatuh Tanpa Bicara

Begitulah luka, ia memang tidak memiliki suara tapi ia mampu membuatmu bersedih dan ia juga mampu membuatmu menagis, sebab air mata yang jatuhpun tanpa berbiara terlebih dahulu. Bahkan terkadang luka itu tidak berdarah, tetapi ia begitu sakit dan air matapun tak dapat kamu bendung.

Terkadang Aku Tersenyum Bukan Karena Ada Hal Yang Menyenagkan Hatiku, Tapi Karena Aku Tahu Bersedih Takkan Menyelesaikan Masalah

Alasanku kenapa memilih tersenyum, karena dengan bersedihpun tidak akan bisa menyelesaikan masalah, yang ada hanyalah semakin menambah beban pikiran. Itulah mengapa dengan tersenyum bukan menandakan hatiku sedang bahagia akan tetapi aku hanya ingin menyenagkan diriku sendiri.

Bukan tidak bisa menampakkan rasa sedih, disamping tidak bisa menyelesaikan masalah, ia akan semakin merumitkan diri sendiri dan orang lain pun belum tentu peduli terhadap ku.

Ketika Hatiku Terluka Namun Aku Selalu Mempunyai Alasan Untuk Tersenyum, Disitulah Aku Belajar Sebuah Ketegaran

Aku selalu mebiasakan diriku untuk tersenyum lepas, agar ketika hatiku terlukapun aku tidak kehilangan senyumku, agar saat terluka pun aku selalu mempunyai alasan untuk tersenyum. Karena ketegaran seseorang dilihat dari caranya menyikapi sebuah permasalahan, ketika ia mampu tetap berdiri tegak dan tersenyum lepas.

Bebrapa Orang tersenyum Karena Mereka Sedang Bahagia, Sisanya Untuk Mencegah Jatuhnya Air Mata, Termasuk Aku

Beberapa orang tersenyum karena mereka sedang bahagia, sisanya untuk mencegah jatuhnya air mata, yang didalmnya termasuk aku yang sering merasakan hal itu.

Tersenyum saat bahagia itu sudah lumrah dan terbiasa akan tetapi jika kamu mampu tersenyum disaat terluka maka kamu hanya orang-orang terpilih, kamu akan tetap tersenyum meski sebetulnya air matamu hampir jatuh dan kamu berusaha menahannya, dan kamu melakukan senyum itu lagi.