Aku Pantaskan Diri Karena Aku Tahu, Cinta Saja Tak Cukup Bagimu

  • 5.1K
    Shares



Aku tahu ada banyak hal yang harus kulakukan agar cintaku padamu tidak bertepuk sebelah tangan. Aku berusaha semaksimal mungkin agar nantinya aku tidak menyesal atas apa yang aku lakukan ini. setidaknya aku sudah berjuang dengan tidak hanya memberikan cinta dan perjuangan. Sekaligus aku berusaha memantaskan diriku agar tidak mengecewekan kamu. Karena aku sadar cinta saja gak cukup membuat kamu bahagia. Selain itu, aku yakin segala perjuanganku saat memantaskan diri ini tidak akan sia-sia. Setidaknya jika aku masih tidak mampu mendapatkanmu. Aku bisa mendapatkan lebih dan lebih baik dari mu. Tapi, sebelum itu biarlah aku berjuang dulu.

Tidak Hanya Mendekatimu, Orang Tua Kamu Pun Harus Memberikan Restu

Tidak Hanya Mendekatimu, Orang Tua Kamu Pun Harus Memberikan Restu

Aku menyadari bahwa sebelum kamu aku bopong menuju kepelaminan kita, kamu masih dalam tanggungan orang tua mu. Dan sebagai calon yang baik untukmu, aku menyadari bahwa orang tua adalah segala-galanya. Sehingga selain mendekatimu, aku juga akan memantaskan diri pada orang tuamu. Dengan cara menjagamu dengan baik, membahagiakan kamu, selalu meminta ijin mereka ketika mengajakmu keluar, bahkan aku rela memberikan menyisakan gajiku untuk membeli martabak telur untuk mereka, ketika datang untuk menjemputmu.

Aku Tahu Jodoh Itu Bukan Manusia yang Memutuskan

Aku Tahu Jodoh Itu Bukan Manusia yang Memutuskan

Manusia hanya mampu merencanakan, tapi Tuhan yang menentukan. Aku menyadari hal itu sepenuhnya, sehingga aku pun harus mendekati Sang Pemilik Cinta, agar menjadikanmu jodohku dan namamulah yang memang tertulis sebagai jodohku. Aku bangun setiap malam, dan menyisipkan namamu dalam setiap doaku. Aku berusaha agar apa yang aku lakukan tidak hanya karena aku mencintaimu, tapi murni karena ketulusanku, sehingga walaupun nantinya jika memang kita tidak berjodoh, maka aku akan merelakanmu, bahkan turut berbahagia atas kebahagiaanmu.

Materi Itu Bukan Segalanya, Tapi Manusia Tak Bisa Luput Dari Itu

Materi Itu Bukan Segalanya, Tapi Manusia Tak Bisa Luput Dari Itu

Aku berusaha siap sebelum aku datang kerumah orang tuamu. Aku tahu apa pertanyaan yang akan mereka berikan kepadaku yaitu “Apa Pekerjaanku”. Aku tidak akan membual dengan mengatakan aku ini dan itu. tapi setidaknya lewat penghasilanku aku sudah menjamin dapat membuatmu bahagia. Aku sangat bersyukur apabila orang tuamu tidak melihatku dari segi materi. Kamupun mau bersama-sama membangun cita-cita kita mulai dari nol bersama. Dengan begitu cinta kita bahkan lebih teruji dan siap jika ada hambatan lagi.

Selain itu, aku menyadari bahwa kamu yang suka bermanja-manja denganku. Jangan khawatir, itu memang sifat alami seorang wanita. Aku akan berusaha memberikan apa yang kamu minta. Tapi kuharap kamupun belajar menjadi seorang yang dewasa. Sehingga akan jarang sekali perdebatan antara kita hanya karena masalah materi.

Aku Mencoba Lebih Rapi dan Bersih Untukmu

Aku Mencoba Lebih Rapi dan Bersih Untukmu

Kamu tahu jika aku bukanlah orang yang punya banyak materi untuk membeli berbagai pakaian mahal. Tapi aku sadar, penampilan itu begitu penting, apalagi jika kamu mengajakku bertemu dengan teman-temanmu. Aku tidak mau kamu malu. Sehingga sedikit demi sedikit aku merubah penampilanku yang berantakan menjadi sedikit rapi bersih untukmu. Setidaknya jika berpenampilan begitu, kamu tidak akan malu menyebutku calon pacarmu.

Aku Berusaha Untuk Menjadi yang Terbaik Dalam Segala Hal Untukmu

Aku Berusaha Untuk Menjadi yang Terbaik Dalam Segala Hal Untukmu

Sore itu aku melihatmu tak mengedipkan mata saat melihat seorang pembasket yang digilai cewek-cewek di sekolah. Atau kamu sangat senang sekali saat mencicipi makanan lezat buatan seorang teman. Kamu tahu aku sangat cemburu. Dengan niat yang membara, aku berjanji akan lebih hebat dari pembasket atau tukang masak itu. Aku olahraga setiap hari hingga banyak tubuhku yang membiru karena terlalu lelah.

Aku dimarahi oleh ibuku karena hampir membakar dapur dan selalu membuat makanan gosong. Hingga pada saat yang tepat aku tunjukkan hasil usahaku yang begitu panjang dan berat untukmu. Agar kamu tahu aku benar-benar tulus mencintaimu.






Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *