Aku Memilih Diam Dan Menghilang Untuk Menjagaku, Untuk Menjaga Hatiku

  • 446
    Shares

Aku diam bukan aku bisu, aku menghilang bukan karena aku seorang penegcut. Akan tetapi bagiku ia adalah sebuah keputusan diamana, aku lebih memilih diam dari pada harus berseru kepadamu.

Menghilang adalah sebuah pilihanku untuk menjagaku dan menjaga hatiku, karena yang terpenting bagiku adalah melindungiku dan menjaga hatiku sendiri, dibandingkan dengan mengikuti keinginan perasaan dan hati yang hanya bersifat sementara.

Aku Ada, Namun Meniadakan Diri, Melenyapkan Diri Dan Bersembinyi

Bukan hal yang mudah meniadakan diri yang sebetulnya nyata adanya, melenaypkan diri yang sebetulnya tampak dengan jelas dan bersembunyi dari kenyataan yang ada. Tetapi sesulit apapun bukan berarti aku tidak bisa melakukannya, tetapi aku telah berjalan melaluinya dan aku pun berhasil membuatmu tidak dapat melihatku dengan jelas.

Tak Mudah, Awalnya Sungguh Menyiksa

Awalnya begitu menyiksa saat aku harus diam padahal aku mampu untuk mengungkapkannya dan saat harus melenyapkan diri sendir dan bersembunyi.

Begitu sakit dan menyesakkan dada, terkadang air matapun jatuh tidak terasa. Semua itu memang tidak mudah, akan tetapi saat aku mulai lupa saat aku mulai goyah, aku menasehati diri sendiri agar tidak mudah berdaya dan agar aku tidak kalah oleh hal yang seperti ini.

Tetapi Aku Tetap Memilih Diam Dan Menghilang

Setelah mampu menasehati diri sendiri, maka aku akan tetap pada prinsipku, yaitu tetap memilih dim dan menghilang, hingga aku terbiasa dengan situasi diam dan bungkam. Aku hanya perlu terus menutup diri agar semuanya tetap terjaga utuh hingga semuanya benar-benar hilang dengan sendirinya.

Kini, Aku Mencoba Terbiasa, Terbiasa Tentangmu Dan Terbiasa Tentang Segala Hal

Aku terus mencoba dan terbiasa dengan semua ini, terbiasa menghilang dan bersembunyi dari segala tentangmu. Sehingga aku bisa mengusir semua keinginan yang sebelumnya tidak bisa aku cegah, namun kama kelamaan semua itu akan menghilang dengan sendirinya.

Dan akupun tidak perlu takut dan melarikin diri lagi, karena kamupun tidak mengetahui yang sebenarnya dan aku pun telah bisa melenyapkanmu dari kehidupanku,

Seandainya Nanti Aku Berjumpa Kembali Denganmu, Aku Tidak perlu Menghilang Dan Tidak Perlu Pura-Pura Tidak Ada

Seandainya suatu saat nanti aku berjumpa denganmu, aku tidak perlu menghilang dan tidak perlu berpura-pura lenyap dari hadapanmu.
Karena aku selama ini aku telah membuang semua hal tentangmu, aku sudah membiasakan diriku untuk tidak terpaku denganmu. Dan jika aku sudah keluar dari persembunyianku itu berarti aku sudah bisa berdiri dihadapanmu lagi seperti sediakala sebelum aku memiliki rasa.

Tanpa harus berlari bersembunyi lagi dan berpura-pura pergi, bertemu kembali denganmu pun tidak menjadi masalah bagiku.